Promo Harga Telur Murah Bikin Kalap? Cek Dulu 5 Hal Ini Biar Nggak Bawa Pulang Telur Busuk!
Siapa sih yang nggak senang lihat promo harga telur yang lagi murah-murahnya? Pasti rasanya pengen langsung borong, kan? Apalagi mengingat telur sebagai makanan pokok yang sangat serbaguna dan wajib ada di setiap dapur. Tapi tunggu dulu, sebagai pembeli yang cerdas, kamu harus sedikit curiga kalau harganya terlampau jauh di bawah standar pasaran. Kok bisa semurah itu? Jangan-jangan itu stok lama yang sengaja dijual cepat agar nggak terlanjur busuk di gudang pedagang.
Biar kamu nggak salah beli dan ujung-ujungnya malah membuang bahan makanan, pastikan kamu selalu cek 5 hal krusial ini sebelum tergoda tawaran harga miring!
1. Raba Tekstur Permukaan Cangkangnya
Hal pertama yang wajib kamu perhatikan secara kasat mata adalah permukaan cangkangnya. Cara paling mudah untuk mengecek kualitas telur ayam adalah dengan merabanya. Mengutip panduan dari pedoman kualitas telur (USDA Egg Grading), telur yang masih segar biasanya memiliki cangkang yang permukaannya terasa sedikit kasar, berserat halus, dan warnanya terlihat pekat (tidak transparan). Sebaliknya, kalau kamu menemukan telur murah tapi cangkangnya sudah sangat tipis, kusam, atau bahkan memiliki retakan halus (hairline crack), besar kemungkinan itu adalah telur yang sudah disimpan cukup lama. Cangkang yang rusak atau terlalu tipis membuat bakteri patogen seperti Salmonella sangat mudah menembus masuk dan merusak kualitas telur di dalamnya.
2. Dekatkan ke Telinga dan Guncangkan Pelan
Ini adalah salah satu trik fisik yang sangat berguna. Seiring berjalannya waktu masa simpan, kandungan air dan gas karbon dioksida di dalam telur ayam akan perlahan menguap melalui pori-pori cangkangnya. Akibat penguapan ini, kantung udara di dalam cangkang akan semakin membesar. Coba dekatkan telur ke telinga lalu guncangkan perlahan. Kalau terdengar suara bunyi “koclak” atau terasa ada cairan yang bergeser luas di dalamnya, bisa dipastikan itu adalah telur lama. Telur yang fresh akan terasa padat dan nggak menimbulkan suara saat digoyangkan.
3. Tes Kepadatan Putih Telur Saat Dipecahkan
Kalau kamu sudah terlanjur beli, coba pecahkan satu butir telur sebagai sampel sebelum dicampur ke dalam masakan. Masih merujuk pada literatur United States Department of Agriculture (USDA) terkait klasifikasi kualitas telur (egg grading), kesegaran sebutir telur sangat ditentukan oleh ketebalan putih telur (albumin). Telur ayam yang kualitasnya masih bagus pasti memiliki bagian putih telur yang kental dan tidak mudah menyebar. Seiring menurunnya kesegaran telur, protein di dalam albumin akan terurai sehingga teksturnya jadi sangat cair. Kalau kondisinya sudah encer, telur bakal sangat sulit diolah dan bisa merusak tekstur adonan resep telur andalanmu. Niatnya mau bikin poached egg, adonan kue, atau sekadar membuat rebus telur setengah matang, yang ada bentuknya malah hancur menyebar dan tidak bulat padat.
4. Cek Kebersihan Cangkang
Terkadang, pedagang bisa jual telur murah karena telur tersebut belum melalui proses penyortiran (grading) yang baik, sehingga masih banyak noda kotoran ayam yang menempel tebal di cangkangnya. Kotoran ini sangat berisiko menjadi sarang bakteri pembawa penyakit. Jangan sampai niatmu mencari asupan gizi sehat malah berujung sakit perut dan bolak-balik ke toilet karena sanitasinya yang buruk.
5. Lakukan Tes Apung Sebelum Merebus
Masih ingat soal rongga udara yang membesar di poin kedua tadi? Nah, kamu bisa membuktikannya lewat tes air. Seiring bertambahnya usia telur, cairan di dalamnya akan menguap melalui pori-pori cangkang, sehingga volume rongga udara (air cell) di bagian ujung telur akan semakin membesar. Coba masukkan telur ke dalam gelas berisi air dingin. Apakah mengapung atau malah tenggelam? Kalau telurnya nyungsep alias tenggelam dalam posisi tidur, berarti telur aman dan segar. Tapi, begitu telurnya malah mengapung di permukaan, wajib langsung dibuang aja. Apalagi untuk pembuatan menu rebus telur setengah matang, memaksakan pakai telur mengapung itu berisiko mengundang gangguan pencernaan.
Solusinya adalah Cari yang Murah, Tapi Jangan Murahan!
Membeli bahan baku dengan harga murah itu boleh banget dan sangat disarankan, asalkan kamu mendapatkan harga tersebut dari sumber distribusi yang benar, bukan karena kualitas barangnya sudah turun. Solusi paling logis untuk mendapatkan harga telur terbaik dengan kualitas yang terjaga adalah membelinya langsung dari distributor tangan pertama seperti Kana Group atau kanagroup.co.id.Kamu tidak perlu was-was mendapatkan stok lama, karena perputaran telur di gudang kami dipastikan selalu baru setiap harinya dan langsung dikirim dari peternakan. Kamu juga bisa cek update harga telur har ini tanpa repot, melalui web kami https://www.kanagroup.co.id/harga-telur-hari-ini/
Khusus kamu yang baca artikel ini, dapatkan promo harga khusus melalui link WA di bawah ini:
Untuk info kerjasama agen atau suplai jumlah besar, langsung gas ke agentelur.com. Tapi kalau kamu cari telur omega yang super food? Cek di telursehat.com.