Stop Taruh Telur di Rak Pintu Kulkas! 4 Cara Ini Bikin Telur Awet Berminggu-minggu
Langsung memindahkan belanjaan ke dalam kulkas sering dianggap sebagai jurus paling ampuh untuk memperpanjang usia bahan makanan. Faktanya, kebiasaan menyimpan yang keliru justru membuat usia bahan baku ini bisa menurun cukup cepat. Ujung-ujungnya, saat mau dibikin masakan atau nyobain resep telur baru, kualitasnya udah nggak layak pakai, teksturnya udah encer, gampang hancur, dan malah berakhir di tempat sampah.
Biar stok di dapurmu nggak keburu basi sebelum dipakai, pastikan kamu coba 4 trik ini!
1. Jangan Taruh di Rak Pintu Kulkas!
Posisi rak telur di pintu kulkas memang sengaja didesain oleh pabriknya, sehingga ini kelihatan paling pas buat menyimpan telur. Namun, ini justru kesalahan penempatan paling fatal. Mengutip pedoman keamanan pangan dari Food and Drug Administration (FDA), pintu kulkas adalah area dengan suhu paling nggak stabil karena terus-menerus terkena suhu ruang saat dibuka-tutup. Perubahan suhu yang drastis dan terus-menerus ini akan memicu kondensasi pada cangkang, sekaligus mempercepat kerusakan ikatan protein di dalamnya. Akibatnya, tekstur putih telur akan jadi sangat encer dalam waktu singkat. Jadi, cara paling aman menyimpan telur adalah di rak bagian dalam (tengah atau bawah) kulkas, di mana suhu dinginnya jauh lebih stabil.
2. Pantang Dicuci Sebelum Dimasak
Mencuci cangkang sebelum memasukkan ke dalam kulkas terlihat seperti langkah higienis, padahal kebiasaan ini sangat dilarang. Secara alamiah, cangkang telur punya lapisan pelindung transparan bernama kutikula yang berfungsi memblokir masuknya bakteri patogen ke dalam pori-pori. Mencuci telur dengan air justru akan melunturkan tameng alami tersebut dan membuka seluruh pori-pori cangkang. Jadi bagaimana cara menjaga higienis telur? Kalau kamu menyetok telur kualitas premium yang sanitasinya sudah terjamin seperti dari Telursehat.com, kamu sebenarnya nggak perlu repot-repot mikirin sisa kotoran yang menempel tebal. Tapi, kalau memang ada kotoran yang menempel, cukup lap perlahan pakai lap bersih atau tisu kering. Kamu bisa cuci dengan air mengalir tepat sesaat sebelum telur akan dimasak.
Coba deh, perhatikan bentuk fisik telur ayam. Pasti ada sisi yang lebih lancip dan ada juga sisi yang lebih tumpul atau lebar. Berdasarkan kajian ilmu perunggasan dari Poultry Science Association, bagian yang tumpul adalah tempat berkumpulnya rongga udara (air cell). Kalau kamu menyimpannya dengan posisi ujung tumpul menghadap ke bawah, beban isi telur akan menekan rongga udara tersebut perlahan-lahan. Akibatnya, kantung udara bisa pecah dan mendorong kuning telur menyentuh cangkang hingga gampang rusak. Cara simpan telur seperti ini bisa bikin kuning telur jadi mudah pecah dan posisinya nggak lagi di tengah. Ini akan sangat mengganggu kalau kamu ingin membuat menu rebus telur yang bentuknya sempurna.
4. Biarkan Tetap di Dalam Karton Aslinya
Karton atau tray bawaan dari distributor seperti yang biasa dijual Agentelur.com, bukanlah sekadar wadah untuk logistik biasa. Cangkang telur punya ribuan pori-pori mikroskopis yang sangat sensitif dan mudah menyerap aroma tajam dari makanan lain di sekitarnya. Kalau kamu menaruhnya berdekatan dengan durian, ikan, atau irisan bawang tanpa pelindung, rasanya dijamin bakal berubah. Membiarkan telur tetap berada di dalam wadah kartonnya akan memberikan perlindungan ekstra untuk menahan bau silang (cross-odor) sehingga kesegaran rasa tetap terjaga.
Perpanjang Usia Simpan dengan Membeli dari Distributor Utama
Menguasai teknik penyimpanan yang benar memang wajib, tapi itu semua nggak akan maksimal kalau dari awal kamu dapat stok yang usianya sudah tua dari pasar. Rahasia utama agar telur bisa disimpan lebih lama adalah membelinya dalam kondisi paling fresh alias baru saja turun dari peternakan. Apalagi, mengamankan stok dari distributor utama sudah pasti lebih hemat dibanding harga eceran pasar. Agentelur.comadalah salah satu contoh distributor telur ayam termurah di Surabaya.
Langsung amankan stok supply telur ayam segar untuk dapur atau restoranmu sekarang juga melalui WhatsApp berikut: